Kerja Keras Jusman Jual Koran Berbuah Cum Laude


Setiap orang memiliki perjalanan hidup yang berbeda-beda. Tuhan memberikan ujian sesuai dengan kemampuan. Anda tentu sudah tidak lagi asing dengan kalimat ini. Itu jugalah yang dialami oleh Jusman untuk bisa menyelesaikan pendidikan S1 yang dijalaninya. Simak kisah inspiratif Jusman yang kerja keras jual koran.

Keikhlasan Jusman yang Tulus


Jusman memilih jalan untuk menjual koran dilakukan dengan suka cita demi membuat keluarganya bangga. Ia rela jual koran agar bisa melanjutkan pendidikan melihat kondisi ekonomi keluarga yang tidak memungkinkan untuk membiayainya. 

Kerja keras yang dilakukannya demi keluarga dengan tulus memberikan hasil yang sangat membahagiakan. Jusman berhasil menyelesaikan kuliahnya dan mendapatkan gelar Cum Laude. Nilai yang didapat Jusman tentu memicu semangat Anda dalam berjuang di bangku kuliah. Jangan sampai kalah semangat dengan Jusman.  

Meskipun masih berusia 23 tahun tetapi pemikirannya sudah sangat dewasa dan bijaksana. Semangatnya sangat kuat sekalipun hanya berasa dari keluarga seorang petani yang kekurangan. Jusman tinggal di Enrekang Sulawesi Selatan. Jusman memiliki 4 orang bersaudara. 

Semangat Jusman yang Membara


Ternyata dalam upayanya menyelesaikan pendidikan sambil berjualan koran Jusman memegang kunci yang erat yaitu ketekunan dan kerja keras. Dia juga menjaga pergaulannya saat itu agar tidak salah jalan. Anda bisa meniru cara Jusman agar bisa menyelesaikan pendidikannya dengan hasil terbaik. 

Semangat Jusman terus saja membara. Tidak cukup sampai gelar sarjana Jusman juga ingin melanjutkan kuliah lagi. Kali ini ia memiliki semangat untuk bisa mendapatkan biaya siswa dari tempat kerjanya mengingat biaya kuliah itu mahal. 

Kerja Keras Jusman Jual Koran Berbuah Cum Laude

Jusman memang memiliki semangat yang gigih. Sudah terlihat sejak ia tidak lulus di Universitas Negeri Makassar dahulu kala tetapi ia tidak putus asa. Jusman memberanikan diri pergi ke Manado daerah Sulawesi Utara dan menjadi mahasiswa di Universitas Negeri Manado (Unima). Di Universitas Negeri Manado ini lah Jusman berjuang untuk meraih mimpinya. 

Anda tentu tahu menjadi anak rantau itu tidaklah mudah apalagi tanpa bantuan orang tua. Jusman bisa melakukannya dengan semangat yang kuat. Sekali pun harus berjualan koran itu tidak membuat Jusman mundur dan pulang ke kampung halamannya saat itu. 

Bahkan Jusman rela tinggal di ruangan kosong yang ada di kawasan kampus Universitas Negeri Manado. Langkah ini dilakukan Jusman agar bisa menghemat dan pendidikan S1 nya bisa tuntas. Jusman tetap belajar dengan fokus meskipun dengan semua keterbatasan. 

Pekerjaannya menjual koran sehari-hari tidak membuatnya bolos kuliah. Justru hal ini yang membuat banyak mata kagum dengan Jusman karena bisa lulus hanya dalam 3 tahun dan mendapatkan gelar terbaik Cum Laude. 

Jusman Pantas Diberikan Asuransi Wakaf


Anda yang ingin melakukan wakaf bisa menjadikan Jusman sebagai penerimanya. Kerja keras dan kegigihannya yang pantang menyerah layak untuk diberikan hadiah. Bantuan Anda kepada Jusman pasti akan sangat berguna untuk jangka panjangnya. 

Anda bisa memutuskan bantuan apa yang paling cocok untuk diberikan kepadanya. Jusman akan sangat bahagia tentunya, apa lagi orangtuanya. Harapannya akan selalu ada semangat yang besar seperti Jusman untuk meraih pendidikan. Pihak asuransi tidak salah pilih jika menetapkan Jusman sebagai penerima wakaf. 

Program dari Asuransi wakaf ini tersedia dengan banyak pilihan. Anda bisa memilih mana yang dirasa paling sesuai. Tidak perlu ragu untuk menjadi bagian dari nasabah program ini. Pihak Asuransi Allianz menyediakan informasi ini dengan mengunjungi allianz.co.id. Anda bisa mendapatkan tata cara pendaftaran atau pun prosedur lainnya yang perlu diketahui.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kerja Keras Jusman Jual Koran Berbuah Cum Laude"

Post a Comment